LaporanPengaduan 021-8945-2119
0822-1000-697, 0816-8484-78

Selayang Pandang

Pada hakekatnya manusia diciptakan menjadi perempuan dan laki-laki agar bisa saling melengkapi guna membangun sinergi dan untuk keberlangsungan umat manusia. Tetapi dalam perkembangannya terjadi dominasi oleh satu pihak, sehingga menimbulkan diskriminasi antara perempuan dan laki-laki. Secara statistik, pada umumnya kaum perempuan mendapatkan posisi yang kurang menguntungkan dalam berbagai aspek kehidupan.

Disini lain, rendahnya kesejahteraan dan perlindungan anak menimbulkan tindak kekerasan, banyaknya anak yang dipekerjakan, dilacurkan, Angka Partisipasi Sekolah (APS) rendah, Angka Kematian Bayi (AKB) tinggi, gizi kurang, gizi anak kurang yodium, dan 60% anak tidak memiliki akte kelahiran. Situasi ini merupakan hasil akumulasi dari nilai sosial kultural dari suatu masyarakat.

Pancasila, UUD 1945, GBHN, dan atau RPJM sebagai Landasan Hukum, menempatkan perempuan dan anak sebagai mahluk ciptaan Tuhan dengan keluhuran harkat dan martabatnya, dan sebagai warga negara memiliki kedudukan, hak, kewajiban, tanggungjawab, peranan dan kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk berperan dalam berbagai bidang kehidupan dan segenap kegiatan pembangunan.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Kota Bekasi

Ir. Hj. RISWANTI, M.Si Kepala Dinas
Berita Update
Pelatihan MC bagi Ibu Ibu GOW Kota Bekasi
Sinergitas Kebijakan Pemerintah Daerah dengan Instansi Vertikal
Penilaian 10 Program PKK Tk. Provinsi Jawa Barat
Rapat Pembahasan URC di OPD se KOta Bekasi
VIDEO & TWITTER
GALLERY PHOTO
LINK TERKAIT
  Hari Ini : 8
  Kemarin : 9
  Bulan ini : 273
  Tahun ini : 1201
  Total : 122379
  Hits Count : 30
  Now Online : 1 User